Feb
07
2010
Apa yg terlintas di dalam kepala untuk urusan wanita & pendidikan ?
Pasti banyak versi dan pendapat yg dapat dikumpulkan dari masing-masing pemilik ide. Pada dasarnya, pendidikan adalah hak semua warga negara, jadi pendidikan harus ada dan mudah untuk diperoleh bagi seluruh rakyat suatu negara.
Wanita, dalam hal pendidikan sesungguhnya mempunyai tanggung jawab yang paling besar dalam kehidupannya. Wanita, pasti tidak mungkin hidup sendiri sehingga untuk dapat bersosialisasi maupun untuk mencari nafkah membutuhkan pendidikan yang layak.
Sedikit banyak untuk wanita yg ada di Negara Indonesia tentu terus bertambah dalam hal keberadaan wanita untuk memperoleh pendidikan secara baik. Bisa kita ketahui secara pasti, peranan wanita sendiri sudah ada departemen sendiri yaitu departemen pemberdayaan peranan wanita. Apalagi dalam hal pendidikan, Departemen pendidikan sendiri pasti punya alokasi yg cukup untuk memberdayakan peranan wanita.
Pengenalan tentang peranan wanita yg wajib disetarakan dengan wanita dalam hal pendidikan sendiri, dibeberapa daerah sudah digalakkan. Departemen Pendidikan di masing-masing provinsi tentu punya kegiatan yg memadai untuk meningkatkan kesetaraan pendidikan untuk semua jenis kelamin baik pria maupun wanita.
Mari kita bersama-sama membangun bangsa dengan saling menghargai harkat dan martabat manusia baik wanita maupun pria.
Berbagi
Oct
27
2009
Today, I have migrate belank.dagdigdug.com to blog.harid.web.id
Berbagi
Aug
14
2008
Teman-teman yang sudah punya telepon seluler dengan fasilitas java, (mudah2an) sudah sering chating yahoo menggunakan program tambahan (java). Menurut saya, yang populer mungkin ebuddy dari ebuddy.com (dan bisa diunduh di getjar.com).
Continue Reading »
Berbagi
Jul
23
2008
Bencana Alam, di Bumi ini selalu bisa datang tanpa diduga (namanya jg bencana…). Namun secara pasti, dari garis geologi bumi bisa terlihat jelas secara khusus dimana letak pergeseran bumi, daerah perputaran angin maupun titik rendah dari bukit yang bisa mengakibatkan banjir. Bencana tentu membuat para korban menjadi sedih karena kehilangan, baik harta benda bahkan rumah tinggal seperti yang pernah terjadi di Aceh.
Bantuan logistik dari berbagai pihak tentu sangat membantu para korban bencana. Setelah bantuan logistik siap dan sudah didistribusikan, bagaimana dengan korban bencana yang kehilangan tempat tinggal ? Tentu sangat tidak layak, jika berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan para korban harus terus menetap di pengungsian karena tidak adanya tempat tinggal lagi. Bantuan berupa dana dari para donatur tentu sangat membantu para korban bencana yang kehilangan tempat tinggal.
Namun seperti yang sudah-sudah, Bantuan dana tentu tidak cukup untuk bisa membangun rumah yang Ideal sesuai keinginan para Korban. Untuk mengatasi hal ini, para koordinator pengelola bantuan bencana harus berpikir cepat agar dana bantuan dapat segera tersalurkan dengan baik tanpa mengurangi 1 hak pun milik korban. Untuk pembangunan rumah korban bencana, tentu butuh waktu yang lumayan lam. Hal ini terjadi karena, ketersediaan bahan baku dan sumber bahan baku dikirim dari asal ke tujuan bencana berada. Proses pembuatan rumah, tentu memakan waktu. jika dengan 5 tukang bangunan untuk membangun 1 rumah kita asumsikan butuh waktu 2 minggu dengan bahan baku konvensional (sperti: bata, genting dan kusen kayu) . tentu jika ribuan korban yang membutuhkan rumah tinggal seperti kejadian di Aceh, tentu memakan waktu yang sangat lama agar korban dapat menikmati rumah tinggalnya.
Untuk keperluan agar pembangunan rumah korban bencana bisa segera dengan cepat dibangun, maka Tim Penelitian dari Universitas Lampung melakukan penelitian agar pembangunan rumah untuk korban bencana bisa dengan cepat dibangun.
Diberinama RUMAH FEROSEMEN PRACETAK (RFP) UNILA , berbahan baku semen yang sudah bentuk blok agar saat tiba dilokasi pembangunan bisa dengan segera dipasang dengan waktu yang relatif cepat.
Berbagi
Jun
24
2008
Sungguh terkejut dan memang saya terlalu kurang bergaul atau kurang sensitif terhadap informasi barang bernama handphone/cellphone.
Continue Reading »
Berbagi