Jul 23 2008
Rumah Ideal untuk Korban Bencana Alam
Bencana Alam, di Bumi ini selalu bisa datang tanpa diduga (namanya jg bencana…). Namun secara pasti, dari garis geologi bumi bisa terlihat jelas secara khusus dimana letak pergeseran bumi, daerah perputaran angin maupun titik rendah dari bukit yang bisa mengakibatkan banjir. Bencana tentu membuat para korban menjadi sedih karena kehilangan, baik harta benda bahkan rumah tinggal seperti yang pernah terjadi di Aceh.
Bantuan logistik dari berbagai pihak tentu sangat membantu para korban bencana. Setelah bantuan logistik siap dan sudah didistribusikan, bagaimana dengan korban bencana yang kehilangan tempat tinggal ? Tentu sangat tidak layak, jika berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan para korban harus terus menetap di pengungsian karena tidak adanya tempat tinggal lagi. Bantuan berupa dana dari para donatur tentu sangat membantu para korban bencana yang kehilangan tempat tinggal.
Namun seperti yang sudah-sudah, Bantuan dana tentu tidak cukup untuk bisa membangun rumah yang Ideal sesuai keinginan para Korban. Untuk mengatasi hal ini, para koordinator pengelola bantuan bencana harus berpikir cepat agar dana bantuan dapat segera tersalurkan dengan baik tanpa mengurangi 1 hak pun milik korban. Untuk pembangunan rumah korban bencana, tentu butuh waktu yang lumayan lam. Hal ini terjadi karena, ketersediaan bahan baku dan sumber bahan baku dikirim dari asal ke tujuan bencana berada. Proses pembuatan rumah, tentu memakan waktu. jika dengan 5 tukang bangunan untuk membangun 1 rumah kita asumsikan butuh waktu 2 minggu dengan bahan baku konvensional (sperti: bata, genting dan kusen kayu) . tentu jika ribuan korban yang membutuhkan rumah tinggal seperti kejadian di Aceh, tentu memakan waktu yang sangat lama agar korban dapat menikmati rumah tinggalnya.
Untuk keperluan agar pembangunan rumah korban bencana bisa segera dengan cepat dibangun, maka Tim Penelitian dari Universitas Lampung melakukan penelitian agar pembangunan rumah untuk korban bencana bisa dengan cepat dibangun.
Diberinama RUMAH FEROSEMEN PRACETAK (RFP) UNILA , berbahan baku semen yang sudah bentuk blok agar saat tiba dilokasi pembangunan bisa dengan segera dipasang dengan waktu yang relatif cepat.